Saudaraku,
saat ini aku sedang bersedih hati
Sedih memikirkan nasib bangsa ini
Sedih memikirkan masa depan umat di bumi Allah
Tahukah kalian?
saat kulihat siaran berita sore ini,
tak terasa…
Air mata menitik,
mengalir deras
Hati ini sesak oleh berbagai perasaan
Marah
Malu
Benci
Sedih
Sesal
Putus asa
Tak berdaya
Ah, entahlah…
Tahukah kalian?
Di saat kalian merayakan tahun baru semalam,
saat kalian terpukau menyaksikan semburat warna kembang api,
saat kalian tertawa-tawa bersama teman kalian,
saat kalian menari-nari dengan alunan musik,
saat kalian bermesraan dengan kekasih,
saat kalian makan dan minum di restoran mewah,
ada orang-orang yang menggigil kedinginan di bawah jembatan,
ada anak-anak yang menangis karena kelaparan,
ada orang-orang yang masih bekerja keras demi sesuap nasi,
ada anak-anak yang merenung,
bagaimana membayar uang sekolah?
besok makan apa?
apakah besok kami masih bisa bertahan hidup?
Bali,
Dua orang petugas keamanan tewas dikeroyok pengunjung café yang memaksa masuk tanpa membayar
Di saat kalian berpesta, ada orang-orang yang menangis pilu karena ditinggal suami, ayah, saudara, orang tercinta
Jakarta,
Banjir masih menggenangi daerah Kebayoran Baru
Di saat kalian berpesta, ada orang-orang yang tidur gemetaran karena kaki mereka terendam air seharian
Saudara,
tahukah kalian?
Mereka membutuhkan uang,
yang kalian bakar untuk menyaksikan kemeriahan petasan dan kembang api
yang kalian habiskan di café-café termahal ibu kota
yang kalian sia-siakan untuk membahagiakan hati sang kekasih semu
yang kalian buang di malam pergantian tahun
Sadarkah kalian?
Nasib bangsa ini ada di tangan siapa?
Para pemuda-pemudanya!
Kalian!
Kita!
Tapi,,, bisakah nsib bangsa ini dipikul oleh
Pemuda-pemuda hedonis?
Pemuda-pemuda egois?
Pemuda-pemuda individualis?
Saudara, sadarlah…
Sampai kapan kita mau terus memikirkan diri sendiri?
Sampai kapan bangsa kita mau terus seperti ini?
Bandung 1 Januari 2008
Di tengah rintik hujan sore hari
Ah,, entah hujan atau tangisan bumi
Allah,
Aku ingin bangsaku maju
Aku ingin pemuda-pemuda bangsaku peka, peduli, dan bersatu
Aku ingin menjadi bagian dari kejayaan negeriku
Izinkan aku mewarnai negeriku, ya Allah
Izinkan aku mewarnainya dengan warna Islam